Sahabat?Apa yang lo pikir kalo denger kata "sahabat"?Yap,orang yang paling deket sama kita selain keluarga dan pacar tentunya.Terkadang apa yang lagi dirasain sahabat-sahabat kita bisa juga kita rasain (kaya orang kembar,tapi beda papa beda mama).Ada satu lagu yang gw demen dan bisa ngewakilin arti tentang seorang sahabat.Gw demen lagu ini dari jaman kakek gw masih perang lawan Belanda dulu nyampe sekarang (lama amat y?).Dan lagu itu adalaaaaahhh...jeng..jeeeeeennngg...Sebuah lagu berjudul "That's What Friends are For".Penasaran gak lo sama lagu ini? (whaatt?gak penasaran?) ini lagu nya..
Gimana menurut lo?
Setuju gak?
Oia,gw mau istirahat dulu deh,udah makin pening ni kepala gw..
i'm very dissapointed with this internet connection. I pay it not cheap,buuuuttt , i didn't get the best service. hiks. it's like snail, very very very sloooooowww. But, this is the most stable provider. :)
Today, first time i'm in my house. Meet my family, especially meet my mom. I miss her very much.
At 6 PM, we went to a spicy restaurant (ooohh...God i hate it). I think just spicy food on there, but there is look different with my mind. There is any normal food, like egg gudeg (gudeg is Yogyakarta's food).
At 8 PM, we went to XXI movie theater in our city. We watch Narnia on there, damn, 8.40 PM is full, so we must watch 9.25 PM.
At 9.25 PM we entered to cinema room. At the beginning there is look normal,but 30 minute before the movie completed something start on there. What is it? Yeah, i see many couple "kissing" in front of me (Hah?oh Goooodd..what hapen there..). I'm shocked (hahaha)..
Oh,suddenly i remember that today i and my girlfriend get 1st anniversary. i'm very very very happy today. :)
Global warming... Gak ada orang di dunia ini yang gak tau tentang global warming. Yap, menurut situs pintar id.wikipedia.org pemanasan global atau global warming adalah adanya proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut, dan daratan bumi.
Sebagai anak kuliahan, hal yang paling menyebabkan pemanasan global ini adalah tisu dan kertas. Kertas? Yup, kertas sebagai penyumbang pemanasan global buat anak kuliahan seperti gw. Bikin tugas-tugas dari dosen di print pake kertas, bikin tugas-tugas praktikum diketik/ditulis diatas kertas. For your info aja nih "buat bikin kertas sebanyak 15 rim (7500 lembar) kertas A4 (21 cm x 29.7 cm atau 8.27” x 11.69”) dibutuhkan 1 pohon berumur 10 tahun. Sedangkan 1 pohon mampu menghasilkan oksigen untuk 2 orang.
Sudah saatnya kita buat mengurangi dampak global warming saat ini. Mulailah dengan berhemat dari kertas yang kita gunakan.
Belajar = butuh catatan = butuh kertas = global warming
jadi semakin banyak belajar itu bikin global warming? hahaha. just kidding.
Save your earth and earth will give us everything we need. Kalo bukan kita, siapa lagi?
Langit hitam menghiasi kota Bandung seharian ini, sesekali kilat dan petir saling menyapa silih berganti. Angin pun datang berhembus cukup kencang hari ini, dan 'KKRRRRIIINNNGGGG....' sial, jam weker gw bunyi. dan ini schedulle gw hari ini :
06.30 AM : Bangun pagi
06.35 AM : Ambil handuk
06.37 AM : Antri mandi
06.40 AM : Mandi
06.50 AM : Pergi ke kampus
--gak perlu tiap 5 menit juga gw tulis kali y?--
--dan kalo gw ringkas jadi kaya gini deh--
07.00 AM - 17.00 : Kuliah + sarapan + makan siang
Penat banget rasanya hari ini kuliah gw full. Selesai kuliah gw mutusin buat santai bentar buat refreshing otak gw. Pilihan gw jatuh di "J.CO Donuts & Coffee". Akhirnya gw bisa santai nikmatin minum kopi sambil makan donat dengan suasana kota bandung yang seperti ini. Sambil santai, iseng-iseng gw searching di mbah google tentang J.CO Donuts & Coffee dan ternyata gw nemuin situs yang bikin gw kagum www.jcodonuts.com . Tak kuduga dan tak kusangka, ternyata..selama ini...(*ekspresi sinetron indonesia) Donat enak ini yang gw kira bikinan luar negeri itu ternyata made in indonesia. Gw langsung jatuh hati seketika (will u marry me? lohlohloh..jadi gak nyambung). 2 thumbs up lah buat J.CO Donuts & Coffee.
so, kenapa nama blog gw dudulingitis?apa tuh dudulingitis? pasti lo lo pada mikir gini "gak ada nama laen apa? aneh bgt."
Jadi ceritanya gini, pada suatu hari di tahun 2009. (kayanya lama nih jelasinnya. Siapin kopi sama cemilan dulu yah. :D ) Dudulingitis tuh berasal dari kata dudul + ingitis, dudul sendiri menurut kamus gw dengan ejaan yang sudah disempurnakan punya arti yaitu orang yang lemot, o'on, dan sebangsanya gitu deh. Jadi dudulingitis itu menurut gw kaya suatu kumpulan orang-orang yang dudul. Aduh, jadi pusing gw ngejelasinnya. Yang udah ngerti bagus deh, buat yang belum ngerti ati-ati aja si ketularan gw jadi dudul.
Udah hampir 5 jam hujan gak berhenti juga, cacing-cacing diperut gw udah pada demo minta kenaikan upah minimum regional (kok jadi berita politik?) maksud gw cacing di perut gw udah pada demo minta makan. Akhirnya gw mutusin buat browsing internet siapa tau ada delivery makanan. Tengah-tengah browsing gw terperangah sebuah cerita dari suatu forum dan video tentang seorang tokoh ilmuwan "Albert Einstein". Gini ni videonya :
Kira-kira ceritanya kaya gini :
Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswa nya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.
Seorang mahasiswa dengan berani menjawab, “Betul, Dia yang menciptakan semuanya”.
“Tuhan menciptakan semuanya?” Tanya professor sekali lagi. “Ya, Pak, semuanya” kata mahasiswa tersebut.
Profesor itu menjawab, “Jika Tuhan menciptakan segalanya, berarti Tuhan menciptakan Kejahatan. Karena kejahatan itu ada, dan menurut prinsip kita bahwa pekerjaan kita menjelaskan siapa kita, jadi kita bisa berasumsi bahwa Tuhan itu adalah kejahatan”.
“Mahasiswa itu terdiam dan tidak bisa menjawab hipotesis professor tersebut. Profesor itu merasa menang dan menyombongkan diri bahwa sekali lagi dia telah membuktikan kalau Agama itu adalah sebuah mitos.
Mahasiswa lain mengangkat tangan dan berkata, “Profesor, boleh saya bertanya sesuatu?”.
“Tentu saja,” jawab si Profesor,
Mahasiswa itu berdiri dan bertanya, “Profesor, apakah dingin itu ada?”
“Pertanyaan macam apa itu? Tentu saja dingin itu ada.
Kamu tidak pernah sakit flu?” Tanya si professor diiringi tawa mahasiswa lainnya.
Mahasiswa itu menjawab, “Kenyataannya, Pak, dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin itu adalah ketiadaan panas. Suhu -460°F adalah ketiadaan panas sama sekali. Dan semua partikel menjadi diam dan tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut. Kita menciptakan kata dingin untuk mendeskripsikan ketiadaan panas.”
Mahasiswa itu melanjutkan, “Profesor, apakah gelap itu ada?”
Profesor itu menjawab, “Tentu saja itu ada.”
Mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi anda salah, Pak. Gelap itu juga tidak ada. Gelap adalah keadaan dimana tidak ada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari, gelap tidak. Kita bisa menggunakan prisma Newton untuk memecahkan cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari berbagai panjang gelombang setiap warna. Tapi Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur dengan berapa intensitas cahaya di ruangan tersebut. Kata gelap dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan cahaya.”
Akhirnya mahasiswa itu bertanya, “Profesor, apakah kejahatan itu ada?”
Dengan bimbang professor itu menjawab, “Tentu saja, seperti yang telah kukatakan sebelumnya. Kita melihat setiap hari di Koran dan TV. Banyak perkara kriminal dan kekerasan di antara manusia. Perkara-perkara tersebut adalah manifestasi dari kejahatan.”
Terhadap pernyataan ini mahasiswa itu menjawab, “Sekali lagi Anda salah, Pak. Kejahatan itu tidak ada. Kejahatan adalah ketiadaan Tuhan. Seperti dingin atau gelap, kajahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk mendeskripsikan ketiadaan Tuhan. Tuhan tidak menciptakan kejahatan. Kejahatan adalah hasil dari tidak adanya kasih Tuhan dihati manusia. Seperti dingin yang timbul dari ketiadaan panas dan gelap yang timbul dari ketiadaan cahaya.”